Sahuti Efisiensi Dana dari Presiden, Pascasarjana Rancang Kegiatan 2026 dan 2027: Optimalisasi Output, Efisiensi Anggaran
Batusangkar, 10 Februari 2025 – Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar menggelar rapat kerja (Raker) pada Senin (10/2) untuk merancang kegiatan tahun 2026 dan 2027. Raker kali ini mengutamakan prinsip optimalisasi output serta efisiensi anggaran. Bertempat di Ruang Pertemuan Pascasarjana, rapat ini diikuti oleh Direktur, Wakil Direktur, Kasubbag TU, Ketua Program Studi, Kepala Pusat Penjaminan Mutu, serta tenaga kependidikan.
Raker dihantarkan oleh Wakil Direktur Pascasarjana, Dr. Sirajul Munir, M.Pd., dengan fokus utama pada perencanaan program unggulan meskipun terjadi efisiensi anggaran sebagaimana Instruksi Presiden No 1 Tahun 2025. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respon Pascasarjana terhadap kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah, dengan tetap memastikan kegiatan akademik, penelitian, dan pengabdian tetap berjalan optimal.
Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Marjoni Imamora, M.Sc., dalam arahannya menekankan pentingnya inovasi dalam pelaksanaan akademik di tengah keterbatasan anggaran. “Kita berada pada posisi yang mengharuskan kita untuk dapat melaksanakan kegiatan secara optimal meskipun ada efisiensi anggaran. Kita perlu menyiasatinya dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang sarat makna, meskipun dengan anggaran yang terbatas,” tegasnya. Strategi yang disusun mencakup pendekatan berbasis kolaboratif dan peningkatan efektivitas dalam setiap program yang dirancang. Kegiatan ini sesuai dengan arahan Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangjar, Prof. Delmus Puneri Salim, S.Ag., M.A., M. Res., Ph.D., bahwa setiap unit, fakultas, dan pascasarjana agar melakukan raker dan menindaklanjuti efisiensi sebagaimana instruksi presiden. Sejalan dengan arahan tersebut, sejumlah program strategis dirancang untuk mendukung visi Pascasarjana. Kegiatan tersebut berupa submit jurnal penelitian ke Scopus, penelitian payung internasional, serta pengabdian kepada masyarakat, baikdi tingkat lokal, nasional, maupun internasional yang digelar secara hybrid, serta peningkatan aktivitas ilmiah mahasiswa. Terbaru, Pascasarjana juga berupaya meningkatkan literasi akademik mahasiswa melalui program penertbitan buku mahasiswa. Melalui kegiatan dan strategi yang terstruktur, Pascasarjana optimis dapat menjaga kualitas dan daya saing akademik di tingkat nasional maupun global. (WF).
