Alumni Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Yuliza Zen, Raih Penghargaan Bergengsi Internasional di Bidang UMKM
Batusangkar, 17 November 2025 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh alumni Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Yuliza Zen, pengelola Desa Wisata Kubu Gadang, sukses meraih penghargaan prestisius AMF Youth of Marketeer of The Year yang dianugerahkan oleh Indonesia Marketing Association (IMA) dalam ajang bergengsi Asia Marketing Federation (AMF) di Colombo, Sri Lanka, Jumat (14/11/2025). Penghargaan tersebut menunjukkan pengakuan internasional terhadap kiprah dan inovasi Yuliza dalam memajukan sektor UMKM dan pariwisata berbasis masyarakat.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Duta Besar RI untuk Sri Lanka, Dewi Gustina Tobing, didampingi pakar pemasaran kelas dunia Hermawan Kartajaya. Momen tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi Yuliza Zen, namun juga mengharumkan nama Padang Panjang dan Sumatera Barat di panggung Asia.
Dalam beberapa tahun terakhir, Desa Wisata Kubu Gadang berkembang pesat sebagai salah satu ikon wisata budaya dan kuliner Minangkabau. Di bawah kepemimpinan Yuliza, UMKM lokal berhasil naik kelas melalui strategi pemasaran kreatif, penguatan branding, serta konsistensi dalam menciptakan pengalaman wisata berbasis nilai budaya.
“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tetapi untuk seluruh masyarakat Kubu Gadang. Kolaborasi dan semangat gotong royong adalah kunci sehingga UMKM kita bisa dikenal hingga ke tingkat Asia,” ujar Yuliza usai menerima penghargaan.
Sebagai alumni Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Yuliza Zen menegaskan bahwa fondasi akademik yang ia peroleh sangat berpengaruh terhadap pendekatan profesionalnya dalam pengembangan UMKM dan desa wisata.
“Ilmu yang saya dapatkan selama studi di Pascasarjana UIN MY Batusangkar sangat membantu saya memahami strategi pemberdayaan masyarakat dan manajemen pengembangan ekonomi kreatif. Saya bersyukur bisa membawa praktik akademik ke lapangan,” lanjut Yuliza.
Direktur Pascasarjana UIN MY Batusangkar, Prof. Dr. Marjoni Imamora, M.Sc., turut mengapresiasi prestasi tersebut. “Capaian ini adalah bukti bahwa integrasi ilmu, kreativitas, dan pemberdayaan masyarakat mampu menghasilkan dampak nyata. Pascasarjana UIN MY Batusangkar bangga memiliki alumni yang mengharumkan Indonesia di kancah internasional,” ujarnya.
Pengakuan AMF ini diprediksi membuka peluang kolaborasi lebih luas bagi UMKM Padang Panjang di panggung internasional. Model pemberdayaan Desa Wisata Kubu Gadang kini dinilai sebagai salah satu contoh terbaik di Asia dalam mengintegrasikan pariwisata budaya dan ekonomi kreatif berbasis komunitas.
Pemerintah daerah, komunitas UMKM, serta pelaku pariwisata menyampaikan apresiasi atas prestasi tersebut, karena mampu meningkatkan reputasi Sumatera Barat sebagai kawasan yang kaya inovasi sekaligus berdaya saing global. (fath)
***
