Resmi Menjadi Guru Besar, Prof. Rahmad Hidayat Siap Perkuat Inovasi Keilmuan Program Doktor Studi Islam

Batusangkar – Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar kembali mencatatkan tonggak sejarah penting dalam perjalanan akademiknya dengan mengukuhkan enam guru besar secara bersamaan dalam Sidang Senat Terbuka yang berlangsung khidmat, salah satu yang dikukuhkan adalah Ka.Prodi Program Doktor (S3) Prodi Studi Islam, Prof. Dr. H. Rahmad Hidayat, M.Ag., M.Pd.,.  Momentum ini menjadi simbol semakin kokohnya tradisi akademik dan riset di lingkungan UIN Mahmud Yunus Batusangkar sekaligus mempertegas komitmen institusi dalam melahirkan ilmuwan yang berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, masyarakat, dan peradaban.

Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Delmus Puneri Salim, M.A., M.Res., Ph.D., yang sekaligus melakukan pemasangan kalung kehormatan guru besar serta menyerahkan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia dan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia tentang kenaikan jabatan akademik fungsional profesor kepada para guru besar yang dikukuhkan.

Enam akademisi yang resmi menyandang jabatan profesor tersebut adalah Prof. Dr. Irma Suryani, M.H., C.Med., sebagai Guru Besar ke-11 UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam bidang kepakaran Hukum Keluarga Islam; Prof. Dr. Nofialdi, M.Ag., sebagai Guru Besar ke-12 dalam bidang kepakaran Ushul Fikih; Prof. Dr. Zulkifli, M.A., sebagai Guru Besar ke-13 dalam bidang kepakaran Filsafat Hukum Islam; Prof. Dr. H. Rahmad Hidayat, M.Ag., M.Pd., Guru Besar ke-14 dalam bidang kepakaran Bimbingan dan Konseling Islam; Prof. Dr. H. Asmendri, M.Pd., sebagai Guru Besar ke-15 dalam bidang kepakaran Manajemen Pendidikan dan Prof. Dr. H. Rizal, M.Ag., CRP., S.S., sebagai Guru Besar ke-16 dalam bidang kepakaran Hukum Ekonomi Syariah.

Pengukuhan enam guru besar dalam satu momentum menjadi capaian monumental bagi UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Kehadiran para profesor baru tersebut tidak hanya memperkuat kapasitas akademik universitas, tetapi juga menjadi modal strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta reputasi institusi di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Delmus Puneri Salim, M.A., M.Res., Ph.D., menegaskan bahwa jabatan profesor bukanlah puncak perjalanan akademik, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus melahirkan karya ilmiah yang berdampak bagi kemajuan bangsa dan kemanusiaan.

“Profesor adalah penjaga tradisi keilmuan sekaligus agen perubahan. Melalui kepakaran yang dimiliki, para guru besar diharapkan menjadi motor penggerak inovasi, pengembangan ilmu, serta mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan sosial, keagamaan, pendidikan, dan pembangunan masyarakat,” ungkapnya.

Prosesi pengukuhan berlangsung dalam suasana penuh khidmat dan mendapat perhatian luas dari berbagai unsur pemerintah daerah serta masyarakat. Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Tanah Datar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala instansi vertikal, pimpinan perguruan tinggi, kepala kantor kementerian, camat, wali nagari se-Kabupaten Tanah Datar, tokoh agama, tokoh masyarakat, sivitas akademika, alumni, serta para tamu undangan dari berbagai daerah.

Salah satu momen yang turut mendapat perhatian adalah pengukuhan Prof. Dr. H. Rahmad Hidayat, M.Ag., M.Pd., yang saat ini menjabat sebagai Ketua Program Studi Studi Islam Program Doktor Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Kepakaran beliau dalam bidang Bimbingan dan Konseling Islam dinilai akan semakin memperkuat pengembangan keilmuan multidisipliner di jenjang doktoral serta memperluas kontribusi Pascasarjana dalam menghasilkan riset-riset yang responsif terhadap dinamika masyarakat kontemporer.

Direktur Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Dr. Marjoni Imamora, M.Sc., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas pengukuhan tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan kebanggaan bagi seluruh keluarga besar Pascasarjana.

“Atas nama keluarga besar Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Prof. Dr. H. Rahmad Hidayat, M.Ag., M.Pd. atas pengukuhannya sebagai Guru Besar dalam bidang kepakaran Bimbingan dan Konseling Islam. Amanah akademik ini merupakan buah dari dedikasi panjang dalam dunia pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Semoga kehadiran beliau sebagai profesor semakin memperkuat mutu Program Doktor Studi Islam, menginspirasi sivitas akademika, serta melahirkan inovasi keilmuan yang memberikan manfaat luas bagi umat, bangsa, dan negara,” ujar Prof. Marjoni Imamora.

Pengukuhan enam guru besar ini sekaligus memperlihatkan perkembangan pesat UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam membangun ekosistem akademik yang unggul. Bertambahnya jumlah profesor menjadi indikator meningkatnya kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat posisi universitas sebagai pusat pengembangan ilmu-ilmu keislaman yang integratif, inovatif, dan berdaya saing global.

Dengan bertambahnya enam guru besar baru, UIN Mahmud Yunus Batusangkar diyakini mampu memperluas kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, memperkuat kualitas pendidikan tinggi Islam, serta melahirkan pemikiran-pemikiran strategis yang menjawab tantangan zaman di era transformasi digital dan masyarakat global. **fath 48

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *