Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Prodi Doktor Studi Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar Siap Sambut Asesmen Lapangan Perdana, Target Akreditasi Yang Membanggakan.

BATUSANGKAR, 27 November 2025 – Program Studi (Prodi) Studi Islam (SI) Program Doktor (S3) Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar akan menjalani momen penting dalam sejarah kelembagaannya, yaitu pelaksanaan Asesmen Lapangan (AL) Akreditasi perdana. Kegiatan vital ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 Desember 2025.

Asesmen akan dilakukan oleh dua asesor dari LAMDIK, yaitu Prof. Dr. Asaril Muhajir, M.Ag (Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung) dan Prof. Dr. H. Ramdani Wahyu Sururie, M.Ag., M.Si (Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung).

Sejak didirikan pada tahun 2022, akreditasi kali ini merupakan tolok ukur lanjutan untuk memastikan kualitas dan daya saing program studi. Seluruh sivitas akademika Pascasarjana, khususnya Prodi Doktor Studi islam, menyatakan kesiapan penuh dan optimisme tinggi untuk meraih Akreditasi Yang Membanggakan.

Direktur Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Dr. Marjoni Imamora, M.Sc., menyampaikan bahwa persiapan telah dilakukan secara matang dan komprehensif. “Akreditasi ini adalah cerminan komitmen kami dalam menghasilkan lulusan doktor yang memiliki integritas keilmuan tinggi, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan keilmuan studi Islam. Kami yakin dengan kekuatan kurikulum yang relevan, sumber daya manusia yang mumpuni, serta tata kelola yang baik, target ‘Membanggakan’ dapat dicapai,  tegas Prof. Marjoni.

Senada dengan Direktur, Wakil Direktur Pascasarjana, Dr. Sirajul Munir, M.Pd, menekankan bahwa Akreditasi Membanggakan akan menjadi nilai jual strategis bagi prodi ini di tingkat nasional maupun internasional. “Predikat Membanggakan bukan sekadar pengakuan, tapi juga penegasan bahwa Prodi Doktor Studi Islam kami menawarkan pendidikan berkualitas yang berimbang antara teori hukum kontemporer dan khazanah studi Islam, sehingga sangat menarik bagi calon mahasiswa yang ingin menjadi pakar di bidang ini,” ujar Dr. Sirajul.

Sementara itu, Ketua Jurusan Prodi Studi Islam Pascasarjana, Prof. Dr. H. Rahmat Hidayat, M.Ag, M.Pd, menambahkan bahwa fokus utama prodi adalah menciptakan lingkungan akademik yang kondusif untuk riset-riset interdisipliner. “Kami telah menyiapkan segala dokumen dan bukti fisik sesuai standar akreditasi. Mulai dari kurikulum berbasis OBE, kualitas riset mahasiswa, kerja sama nasional-internasional, hingga publikasi bereputasi. “Kami optimis karena seluruh indikator kinerja prodi telah menunjukkan tren sangat positif,” . Harapan besar kami, hasil dari asesmen ini dapat menempatkan Prodi Studi Islam sebagai rujukan utama dalam pendidikan doktor di bidang hukum dan keislaman,” tutup Prof. Rahmat.

Proses Asesmen Lapangan ini menjadi babak baru bagi UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam mengukuhkan reputasinya sebagai perguruan tinggi Islam terkemuka yang berorientasi pada mutu. (fath48)

***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *