Tingkatkan Mutu Berkelanjutan, Pascasarjana UIN MYB Gelar Audit Internal di 7 Prodi

Batusangkar, 15 September 2025 – Guna mendorong peningkatan mutu berkelanjutan (sustainability improvement), Pascasarjana  Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar (MYB) menjalankan Audit Mutu Internal (AMI) bagi tujuh program studinya, yaitu  S3 Studi Islam- (SI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Ekonomi Syari’ah (Eksya), Bimbingan Konseling dan Pendidikan Islam (BKPI), Pendidikan Agama Islam (PAI), Hukum Keluarga Islam (HKI) dan Hukum Ekonomi Syari’ah (HES). Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 15- 23 September 2025 ini dipantau langsung oleh jajaran pimpinan Pascasarjana.  

Audit Mutu Internal (AMI) tahunan menjadi momentum strategis bagi program studi untuk mengidentifikasi celah perbaikan dan memacu kinerja dalam hal rekognisi dosen, prestasi mahasiswa, hingga daya saing lulusan.

Audit yang digelar di Ruang Rapat Pascasarjana ini merupakan agenda tahunan yang bersifat wajib. Proses ini dinilai sebagai checkpoint penting untuk mengevaluasi kesesuaian pelaksanaan seluruh proses akademik dan non-akademik terhadap standar mutu yang telah ditetapkan, baik secara internal maupun eksternal.

Berperan sebagai tim auditor, diantaranya Prof. Dr. Zainuddin, M.Ag dkk melakukan pemeriksaan mendalam terhadap seluruh dokumen dan bukti pelaksanaan standar mutu di setiap prodi.

AMI merupakan Komitmen Pimpinan untuk Kualitas Layanan yang prima. Dalam keterangannya Direktur PPS UIN MYB, Prof. Dr. Marjoni Imamora, M.Sc menekankan bahwa AMI bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sebuah proses introspeksi untuk meningkatan kualitas layanan akademik. “Kita harus menjadikan AMI ini sebagai cermin. Hasilnya nanti harus menjadi peta jalan perbaikan bagi masing-masing prodi. Tujuannya satu, yaitu memberikan layanan terbaik bagi mahasiswa dan menjamin lulusan yang unggul dan kompetitif” pesannya.

Pernyataan tersebut diperkuat oleh Wakil Direktur Pascasarjana Dr. Sirajul Munir, M.Ag.  Beliau menjelaskan secara lebih rinci aspek-aspek strategis yang menjadi fokus evaluasi dalam AMI tahun ini. “Melalui AMI, kita mengevaluasi indikator kunci kinerja program studi. Mulai dari rasio dosen dan mahasiswa, ketersediaan kurikulum OBE, rekognisi dan produktivitas penelitian dosen, peningkatan rekognisi dan produktivitas penelitian dosen, prestasi mahasiswa di tingkat nasional dan internasional, jumlah mahasiswa yang lulus tepat waktu, hingga masa tunggu kerja lulusan yang semakin singkat. Data inilah yang akan menentukan daya saing prodi kita ke depan” jelasnya.

Pelaksanaan AMI juga dipandang sebagai persiapan menuju akreditasi “Unggul”. Restu Yuningsih, M.Pd., Kepala Pusat Penjamin Mutu Pascasarjana UIN MYB, yang bertindak sebagai penanggung jawab operasional kegiatan, menyatakan bahwa AMI ini juga merupakan langkah persiapan menuju akreditasi yang lebih tinggi.  “Audit Mutu Internal adalah fondasi dari penjaminan mutu. Temuan-temuan dan kesenjangan yang diidentifikasi oleh para auditor akan kita tindaklanjuti dengan program perbaikan yang terukur. Langkah ini sangat krusial untuk memastikan bahwa semua prodi di Pascasarjana tidak hanya memenuhi standar minimum, tetapi beraspirasi untuk meraih predikat unggul dari lembaga akreditasi,” papar Restu Yuningsih.

Dengan diselenggarakannya AMI ini, diharapkan seluruh program studi di lingkungan Pascasarjana UIN MYB dapat terus bergerak maju, melakukan inovasi dalam tridharma perguruan tinggi, dan pada akhirnya meningkatkan kepercayaan masyarakat serta daya saing bangsa. (fathur-desi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *